MEDIA KAIROS

Didedikasikan Untuk Karya Kerasulan Awam Katolik Provinsi Kalimantan Tengah

Articles by "Humor"

Seorang mahasiswa, mengirim surat kepada orang tuanya dengan isi surat sebagai berikut:

Pak, Ma, minggu depan  kami mulai kegiatan KKN dan butuh uang banyak. Mohon dikirim secepatnya. Kata panitia tidak boleh ditunda-tunda lagi pembayaran dana yang diperlukan. 

Ananda 
SI GURLAP 

Di kaki suratnya, dia menggambar sebuah Pisau bermata dua, dan ditambahkannya catatan berikut: Kalau dalam dua hari ini tidak dikirim... ASLINYA MENYUSUL! 

Ayahnya membaca surat itu dengan takutnya dan secepatnya menyiapkan pesanan anaknya itu. Ayahnya langsung menuju tempat fotokopi dan memfotokopi uang lembaran 100 ribu sebanyak 20 lembar. Sang Ayah pun buru-buru memasukan fotokopian tadi ke dalam amplop sambil menyelipkan kertas kecil dengan tulisan begini:

Nak, Ayah mengerti bahwa kamu sangat membutuhkan uang ini. Ayah sudah berusaha dan ini saya kirimkan... 
ASLINYA MENYUSUL...

Perasaan sedih dan kecewa menguasai saya saat mendengar beberapa teman membicarakan peristiwa naas Pesawat Sukhoi Superjet 100 pada acara perkumpulan keluarga tadi malam. Sedih, karena setiap orang mempunyai cara pandang berbeda tentang peristiwa ini, terlebih pembicaraan yang merujuk pada korban peristiwa ini. Penasaran, karena berbagai argumen ditampilkan yang merujuk pada Sukhoi "SUPER"jet 100 itu sendiri.


Seorang bapak mengangkat pembicaraan DIALOG Upin-Ipin, film kesukaan anak-anak BALITA sebagai berikut:
Ihsan, Upin dan Ipin pergi sembahyang ke mesjid. Ihsan kehilangan sepatu barunya dan saat keluar dari mesjid, Upin dan Ipin berdialog dengan Ihsan.
Upin: Mengapa kamu sedih Ihsan?
Ihsan: Sepatu aku hilang!
Ipin: Kenapa tidak pakai sandal jepit saja macam kita ini?
Ihsan: Sayanglah, aku mau menunjukkan sepatu baru aku!
Ipin: Patutlah, niat kau tak betul! Tak baik menunjuk-nunjuk.

Bapak itu mengakhiri pembicaraan tentang Sukhoi Superjet 100 dengan kalimat "NIAT TAK BETUL, TAK BAIK MENUNJUK-NUNJUK". Beberapa orang tertawa mendegar cerita bapak tua ini. Kami yang mendengar menjadi penasaran sambil bertanya "APA HUBUNGANNYA?" Bapak yang punya cerita pun mulai berkata-kata dengan gaya humornya.
Mari kita pegang kata "SUPER". Yang kita ketahui dengan kata "SUPER" merujuk pada sesuatu yang lebih dari yang biasa. Atau dengan kata lain, sesuatu yang sanga luar biasa boleh dikatakan. Mengapa ada film "Super Man", karena dalam film tersebut di tampil seorang tokoh yang lebih kuat dari manusia pada umumnya. Ada "Super Hero", ada "Super Girl" ada juga "Super Mie" yang rasanya, katanya, melebih mie instan lainnya. Dunia periklanan kita pun menyerap istilah "Super" ini. Super lezat, Kecap Super, super, super dan super. Semua penggunaan kata "super" merujuk pada "menunjukkan bahwa inilah yang terhebat, inilah yang terbaik. Menjadi heboh bila apa yang dikatakan "SUPER" itu malah menjadi "tidak super" pada waktu bersamaan.
Sukhoi Superjet 100, entah itu sebagai 'brand' atau sekedar nama untuk membedakan dari yang lain, pasti punya makna dari pemilik perusahaan yang membuat pesawat ini. Seperti diberitakan, SSJ 100 ini sudah berkunjung ke berbagai negara untuk memperkenalkan pesawat super ini. Akhirnya, tiba di Indonesia. Pilot yang dipilih, bukan pilot sembarangan, sudah di latih dan sudah teruji. Lalu mengapa harus menabrak Gunung Salak? Bukankah dari segi kemampuan, kita sudah percaya bahwa "Super" itu sudah mewakili seluruh kehebatannya?
Satu hal. Ini untuk menyadarkan manusia. Kekuatan terbesar itu ada di tangan Dia. Dan manusia tidak tau kapan Dia itu bertindak, karena hanya Dia saja yang punya hak memutuskan. Jadi saya kembali saja ke dialog Upin-Ipin: NIAT KAU TAK BETUL, TAK BAIK MENUNJUK-NUNJUK.
***
Setiap orang pasti punya cara pandang berbeda tentang setiap peristiwa dalam hidup ini. Bagi saya, peristiwa naas ini disebabkan oleh satu hal saja. KETIDAKSEMPURNAAN atau bahasa akrabnya KELEMAHAN. Itu mewakili secara keseluruhan penyebab. Dan mari kita lihat nilai positifnya. Perusahaan pembuat SSJ 100 pasti akan mempelajari kelemahan ini. Customer yang sudah sempat menyusun proposal untuk membeli pesawat ini pun pasti akan berpikir 100 kali lagi. Semua tujuannya adalah demi perkembangan dan kebaikan ke depan. Dan satu hal lagi, KITA TIDAK PUNYA KEKUATAN APA PUN. KEKUATAN KITA AKAN SERING MENJADI TIDAK BERARTI SETELAH DIA, SUMBER SEGALA KEKUATAN ITU BERTINDAK.
Sebagai Umat beriman, mari kita berdoa untuk saudara-saudari kita yang menjadi korban peristiwa ini. Untuk keluarga-keluarga yang ditinggal, semoga mereka mendapat penghiburan dan tidak menjadi korban selanjutnya karena mengalami ketidak-seimbangan jiwa menghadapi masalah ini.

Sensen adalah seorang siswi yang terkenal sedikit bandel di kelasnya. Setiap kegiatan evaluasi seperti ulangan harian, ujian semester atau sejenisnya, teman-temannya mengenal dia dengan sebutan "kopekolog sejati". Istilah kopekolog diadopsi dari kata "pengguna kope'an" alias contek'an oleh teman-temannya. Saat UN, Sensen tetap mengandalkan jurus kopekologinya. Kali ini, kedua pahanya digunakan sebagai landasan kopekologi. Tulisan yang rapi dan mudah dibaca, menempel rapi di balik rok sekolahnya.

Pengawas : (tiba-tiba berteriak saat melihat Sensen mengangkat roknya) Hei... jangan dibuka!
Peserta UN: (semua pada bingung mendengar teriakan pengawas yang tiba-tiba itu)
Pengawas: (sedikit emosi, malu, memanggil Sensen bardiri di depan kelas) Sekarang, silahkan buka!
Sensen: (pura-pura tidak tahu) Apanya yang dibuka pak?
Pengawas: Saya mau lihat yang di balik rokmu itu?
Peserta UN: (tertawa dengan keras sehingga suasana menjadi ribut mendengar perintah pengawas)
Sensen: Tidak takutkah pak? Benar mau lihat di sini?
Pengawas: Takut apa? Cepat buka sekarang!
Sensen: Pak, Undang-undang Pornografi, lho...
Pengawas: (terdiam sesaat) Sekarang ambil lembar kerjamu, kerjakan di meja saya.
Sensen: Di belakang saja pak. Biar bisa saya buka sekali-sekali. Percaya deh, bapak tidak bakalan dituntut melanggar UU Pornografi.
Peserta UN: (bingung mendegar dialog pengawas dengan Sensen, sambil terus tertawa mengikuti pembicaraan itu)
Pengawas: Kamu mau ikut ujian atau mau buka rok?
Peserta UN: (Lagi-lagi tertawa keras dalam kebingungan).
Pengawas: (keluar dari kelas dan memanggil seorang Ibu pengawas untuk mengurus masalah Sensen).
Sensen: (dengan bangga dia berkata kepada teman-temannya) Saya berhasil mengusir pak pengawas.  Kecuali ibu ini...

Sensen dibawa ke kantor untuk menyelesaikan masalahnya. Peserta UN kembali bekerja. Pak Pengawas masuk kelas menerima tatapan membingungkan dari peserta UN lainnya yang tidak mengerti apa pokok masalahnya.

Setelah googling sana-sini, ternyata rame dibicarakan di dunia maya bila seorang istri bersuamikan seorang IT atau Programmer. Dengan kata kunci pencarian "Suami Seorang Programmer" ditemukan 923,000 dalam 0,8 detik web yang memuat hal tersebut sudah termasuk pengulangan atau halaman yang sama.

Cuplikan berikut dari website Ericova Project Site adalah sebagai berikut:
Sebelum memutuskan untuk menikah dengan IT Guys pikir dulu masak-masak dan jangan menyesal kemudian. Makanya perhatikan baik-baik percakapan antara
seorang istri dengan suaminya, seorang Software Engineer:

Suami: (Pulang telat dari kantor) "Selamat malam sayang, sekarang saya logged in
Istri: Apakah kamu bawa oleh-oleh yang aku minta?
Suami: Bad command or filename.

Istri: Tapi aku bilangnya dari tadi pagi!
Suami: Errorneous syntax. Abort?

Istri: Trus, bagaimana tentang beli televisi baru?
Suami: Variable not found...

Istri: OK deh, kalo gitu aku minta kartu kreditmu. Aku mau belanja sendiri aja.
Suami: Sharing Violation. Access denied...

Istri: Apakah kamu lebih mencintai komputer daripada aku? Atau kamu hanya main-main saja?
Suami: Too many parameters...

Istri: Itu kesalahan terbesar kalo saya menikahi orang "idiot" sepertimu.
Suami: Data type mismatch.

Istri: Kamu tidak berguna.
Suami: It,s by Default.

Istri: Bagaimana dengan gajimu?
Suami: File in use ... Try later.

Istri: Kalo gitu apa posisiku di keluarga ini?
Suami: Unknown Virus.

Sedemikian rumit dan susah digambarkan. Menurut saya, tidak serumit itu kalau ada saling pengertian. Beberapa hal yang harus dipahami oleh istri:
  • Bekerja sebagai programmer atau bergerak di bidang IT jelas tidak menggunakan tenaga fisik. Pekerjaan ini mengandalkan ketelitian dan pemikiran extra keras. Oleh karenanya tidak heran kalau beberapa di antara mereka yang bekerja di dunia IT sering tidak menghiraukan dunia sekitarnya, dering telepon, orang menyapa atau sekedar bergurau rasanya lewat semua tanpa digubris.
  • Pekerjaan ini tidak bisa ditetapkan kapan jam selesainya. Ada pekerjaan tertentu yang apabila dihentikan pada waktu tidak tepat, maka pekerjaan yang sama itu harus diulangi dari awal lagi.
  • Kesalahan sepele dapat menimbulkan fatal error sehingga akan mengundang pekerjaan lebih berat lagi.
  • Pekerjaan ini memang seperti mengasikan bagi yang menggelutinya sehingga terkadang lupa waktu.

Banyak hal lain yang sering menjadi alasan logis para pekerja di bidang IT ini. Tapi apakah serumit yang digambarkan dibeberapa website lain. Tidaklah demikian. Bila keputusan memilih suami seorang IT, konsekuensinya harus dipilih serta. Demikian sebaliknya.

MKRdezign

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.
Javascript DisablePlease Enable Javascript To See All Widget